Menguji Ketahanan Fisik Samsung Galaxy Note 7, Sekuat Apa?

Samsung akan menyebar distribusi Galaxy Note 7 mulai 1 September nanti. Namun beberapa pengguna di Amerika Serikat yang melakukan pre-order ada yang sudah menerimanya saat ini. Kira-kira, bagaimana kekuatan dari smartphone andalan Samsung ini?

Urusan performa, Samsung Galaxy Note 7 tidak perlu diragukan lagi. Pertanyaannya, apakah fisiknya bisa sekuat performanya? Untuk menjawab keraguan ini, Jerry yang terkenal sering menguji ketahanan fisik smartphone pun turut menguji Galaxy Note 7.

note-7-jerry

Jerry menggunakan obeng untuk menggores bagian layar Galaxy Note 7. Hasilnya cukup mengecewakan karena layar Note 7 lebih mudah tergores dibanding penahulunya, Note5 atau pun Galaxy S7. Padahal, Note 7 adalah smartphone pertama di dunia yang sudah dilindungi Gorilla Glass 5.

Pengujian pun berlanjut di beberapa bagian lain, seperti tombol home. Pada tombol ini, Jerry menggores menggunakan cutter dan hasilnya tombol pun terluka serta sensor fingerprint tak lagi berfungsi. Hal yang sama terjadi ketika ia menggores bagian batang S-Pen, terjadi cukup banyak luka sayatan.

note-7-jerry-02

Namun saat ia mencoba menggores bagian kamera, tidak terjadi luka yang berarti. Begitu pun pada tombol yang terdapat di S-Pen. Hal ini dikarenakan kedua bagian ini terbuat dari bahan metal. Sementara bagian tombol home dan batang S-Pen terbuat dari plastik.

Setelah puas menggores, Jerry pun coba membakar layar Galaxy Note 7 selama delapan detik. Layar smartphone sempat berwarna putih, namun kembali normal beberapa detik kemudian. Lanjut pada pengujian terakhir, yaitu bend test. Hasilnya smartphone tetap utuh alias tidak bisa dipatahkan dengan tangan karena rangkanya yang kuat terbuat dari metal. Secara keseluruhan, Jerry pun menyatakan salut terhadap Galaxy Note 7 karena punya daya tahan yang sangat baik.

(last edit: 19 August, 2016 / 1:30 pm)

Artikel menarik lainnya

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
30%
Mau
5%
Biasa Aja
25%
Payah!
40%
About The Author
Romi Hidayat
Pengguna ASUS ZenFone AR dan Apple iPhone 7 Plus. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.