Menguji Baterai ASUS ZenFone 3 Max Pink di Dufan, Sekuat Apa?

Bulan April kemarin, ASUS menghadirkan kejutan untuk para pengguna setianya di Indonesia. ASUS menghadirkan smartphone ZenFone 3 Max ZC553KL dengan varian warna baru yang masih jarang ditemui saat ini, yaitu pink.

Namun perbedaan yang ditawarkan murni hanya pada warnanya saja. Sedangkan hardware yang dibawanya masih sama persis dengan varian warna sebelumnya. Yang menjadi unggulannya yakni kamera utama 16 MP dengan laser autofocus dan baterai 4.100 mAh.

zf3 max dl

Kami pun sempat mencicipi smartphone berwarna pink ini. Karena sudah pernah membuat review-nya, maka kali ini kami memutuskan untuk menguji performa baterai dan kameranya. Caranya yakni dengan membawanya ke Dunia Fantasi untuk memotret sebanyak mungkin.

Adapun pengujian yang kami lakukan yakni dengan menggunakan satu SIM card berjaringan 4G aktif, meng-install aplikasi media sosial Facebook, Instagram, dan WhatsApp, serta tanpa bermain game sama sekali.

zf3 max battery

Saat masuk Dunia Fantasi sekitar jam 11 siang, indikator baterai masih menunjukkan angka 100 persen. Kami pun langsung mencoba beberapa wahana yang ada sekaligus memotret sebanyak mungkin.

Hasilnya menunjukkan catatan yang impresif. Dari jam 12 siang hingga jam 6 sore, kapasitas baterai yang dikonsumsi adalah 60 persen dengan sisa 40 persen. Adapun foto yang berhasil kami dapatkan yakni 804 foto dan 15 menit video HD.

zf3 max battery 02

Karena masih penasaran, kami pun menuntaskan pengujian dengan menghabiskan baterainya hingga tak tersisa. Jumlah foto yang kami dapat bertambah menjadi total 1.250 foto dan video HD berdurasi total 20 menit.

Jadi, jika Anda adalah salah satu pengguna ZenFone 3 Max ZC553KL dan ingin membawanya bepergian untuk berfoto, setidaknya kini Anda sudah mendapat gambaran. Smartphone ini bisa bertahan seharian penuh dan bisa diajak memotret di atas 1.000 foto.

(last edit: 1 May, 2017 / 10:53 am)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
65%
Mau
3%
Biasa Aja
20%
Payah!
12%
About The Author
Romi Hidayat
Pengguna Samsung Galaxy S8 dan Huawei P10. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.