Keecoo K1, Smartphone Alternatif iPhone dan Samsung untuk Wanita

Now Reading
Keecoo K1, Smartphone Alternatif iPhone dan Samsung untuk Wanita

Teknologi bukan hanya identik dengan pria, tapi juga para wanita. Bicara soal smartphone, wanita juga kerap memiliki pilihannya sendiri, meski tak jauh-jauh dari merek Apple atau Samsung. Nah, jika bosan dengan kedua merek besar tersebut, ada pilihan alternatif yang bisa dipilih.

Smartphone bernama Keecoo K1 adalah smartphone yang dirancang dan sangat cocok untuk wanita. Dari bentuk dan warnanya saja sudah terlihat demikian. Keecoo K1 memilik bentuk hexagonal dengan balutan warna pink yang ceria. Smartphone ini diciptakan oleh Keecoo Mobile, perusahaan asal Cina.

keeco-k1

Untuk memenuhi kebutuhan penggunanya, Keecoo K1 dibekali kamera selfie 8 MP dari Sony lengkap dengan flash serta aplikasi dan fitur penunjang beautify. Ada beragam efek untuk membuat wajah penggunanya terlihat bersih dan cemerlang plus efek kosmetik seperti lipstick misalnya.

Beralih ke sisi spesifikasi, Keecoo K1 membawa layar 5 inci 720p Gorilla Glass dengan CPU quad-core 1,3 GHz, RAM 2 GB, dan storage 16 GB. Dimensi layar 5 inci dinilai pas untuk genggaman rata-rata tangan wanita. Sementara untuk memotret harian, selain kamera depan 8 MP, Keecoo juga melengkapi K1 dengan kamera utama 13 MP.

Meski tampil feminin, bukan berarti smartphone ini tidak tangguh. Keecoo K1 juga membawa sertifikat IP64, membuatnya tahan debu dan percikan air. Namun Anda tidak bisa membawanya menyelam. Selain warna pink, Keecoo K1 juga ditawarkan dalam balutan warna putih. Smartphone dengan baterai 2.300 mAh ini dijual di Aliexpress dengan harga US$130 (Rp1,8 juta).

Lihat Juga Review
  •  
    Review ASUS ROG GL553VW
  •  
    Review OnePlus 3T
  •  
    Review ASUS Transformer Pro 3
  •  
    Review Acer E5-553G
Subscribe untuk terus update ulasan gadget terbaru dari kami!

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
18%
Mau
0%
Biasa Aja
55%
Payah!
27%
About The Author
Romi Hidayat
Pengguna iPhone 7 dan Huawei P9. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.
Comments
Leave a response

Leave a Response