Inilah Cara Menyambut Kedatangan 4G di Indonesia

Dalam kurun waktu sebulan terakhir, Indonesia, terutama Jakarta, diserbu serangan 4G. Diawali oleh XL Axiata, diikuti oleh Indosat, lalu digebrak oleh Telkomsel. Ya, Indonesia resmi kedatangan tamu yang telah lama dinanti, bahkan sejak tiga tahun lalu. Masyarakat pun menyambutnya dengan antusias.

Sebenarnya, layanan 4G atau LTE (Long Term Evolution) sudah pernah masuk ke Indonesia melalui Sitra Wimax. Sayang umurnya tak lama, hingga akhirnya diteruskan oleh BOLT! hingga saat ini.

Eksistensi BOLT! pun terbukti dengan banyaknya pengguna yang membeli modem dan mengaktivasi layanan BOLT!. Namun, BOLT! hanyalah penyedia layanan Internet. Provider yang satu ini tidak menyediakan layanan komunikasi telepon dan SMS.

Kini, giliran operator seluler yang unjuk gigi. XL dan Indosat sudah meluncurkan layanan uji coba 4G di area-area tertentu. Sementara kemarin (8/12/2014), Telkomsel sudah meluncurkan layanan 4G secara resmi untuk wilayah Jakarta dan Bali. Cakupannya pun tergolong luas.

Dari website resmi Telkomsel, Anda bisa melihat langsung apakah daerah tempat Anda tinggal atau bekerja sudah dilintasi jaringan 4G. Lalu, hal apa saja yang perlu Anda ketahui dan persiapkan untuk menyambut kedatangan 4G?

SIM card yang mendukung

Layanan 4G tidak bisa dinikmati jika Anda masih menggunakan SIM card model lama. Artinya, apa pun operator seluler yang Anda gunakan, mereka pasti akan meminta Anda untuk menukar SIM card yang Anda gunakan saat ini dengan SIM card yang baru. Tentunya, Anda tak akan dikenakan biaya untuk hal ini.

Perangkat yang mendukung

Sama halnya dengan SIM card, Anda juga wajib menggunakan perangkat yang sudah mendukung teknologi 4G. Beberapa smartphone ternama yang sudah mendukung 4G seperti iPhone 5 ke atas, Samsung Galaxy S5, Samsung Galaxy Note 4, OnePlus One, Xiaomi Mi4, hingga smartphone menengah ke bawah yang notabene hanya dijual di kisaran harga Rp1 jutaan.

Aktifkan jaringan 4G atau LTE

Meski SIM card dan smartphone Anda sudah mendukung jaringan 4G atau LTE, Anda tetap harus memilih jenis jaringan secara manual. Pada perangkat iOS, Anda bisa mengaturnya dengan cara masuk ke menu Settings, lalu pilih Cellular, lalu pilih LTE pada menu Voice & Data. Sementara pada perangkat Android, Anda bisa mengaturnya melalui menu Network mode yang ada di dalam menu Settings.

Internet lebih cepat, baterai lebih boros

Secara logika, jaringan 4G pasti memiliki kecepatan akses Internet lebih cepat dari jaringan 3G. Jika diukur secara real-time, kecepatan 4G di Indonesia bisa sepuluh kali lebih cepat dari 3G. Dengan menguji layanan 4G Telkomsel, kami mendapatkan kecepatan terbaik hingga 27 Mbps di area terbuka dengan sinyal yang baik. Sementara saat menggunakan jaringan 3G di area dan waktu yang sama, kecepatannya tak lebih dari 2 Mbps.

Namun perlu diingat, jaringan 4G membutuhkan kerja ekstra dari hardware perangkat yang Anda gunakan. Jadi jangan heran apabila baterai perangkat menjadi lebih cepat habis. Apalagi jika sinyal yang didapat tidak stabil. Selain baterai lebih boros, perangkat juga menjadi lebih cepat panas.

Jadi, kapan saatnya beralih ke 4G?

Tahun 2015 akan menjadi tahunnya 4G di Indonesia. Kini, perangkat 4G sudah mulai banyak beredar di pasaran. Layanannya pun sudah ada. Hanya saja, semua operator terkait masih harus bekerja ekstra untuk bisa memperluas area cakupan jaringan 4G mereka serta meningkatkan kualitas jaringannya.

Untuk saat ini, baru wilayah Jakarta dan Bali yang sudah terjamah jaringan 4G. Bisa disimpulkan, semester awal tahun depan barulah menjadi saat yang tepat untuk beralih ke jaringan 4G.

(last edit: 11 July, 2015 / 2:32 pm)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
47%
Mau
7%
Biasa Aja
13%
Payah!
33%
Tentang Penulis
Romi Hidayat

Pengguna iPhone X. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.