Infinix Hot S Dijual Mulai Rp1 Jutaan dengan Sensor Fingerprint

Infinix kembali berkiprah menelurkan produk-produk terjangkan dan berkualitas di Indonesia. Kemarin (26/07), Infinix membawa dua smartphone barunya, yaitu Infinix Hot S dengan RAM 2 GB dan RAM 3 GB. Kedua smartphone ini dirancang untuk pencinta selfie.

Tidak seperti biasanya, Infinix merancang Hot S dengan layar 5,2 inci 720p. Padahal kebanyakan smartphone Infinix berlayar 5,5 inci. Hal ini disebabkan Infinix menargetkan Hot S untuk para wanita yang mungkin akan kerepotan menggunakan smartphone berdimensi besar. Apalagi ketika hendak ber-selfie.

Terkait selfie, Infinix Hot S dilengkapi kamera depan 8 MP wide-angle 120 derajat dilengkapi LED flash. Sementara kamera utamanya beresolusi 13 MP dilengkapi gesture shot, voice shot, dan dual-LED flash. Tak ketinggalan, ada sensor sidik jari di dekat kamera utamanya. Sensor ini diklaim dapat bekerja cepat dengan rata-rata waktu 0,4 detik.

Smartphone yang membawa XUI ini juga diproteksi dengan fitur XHide. Fungsinya yakni untuk melindungi aplikasi atau folder di dalam smartphone. Jika ingin membuka aplikasi atau folder, pengguna harus memasukkan password terlebih dahulu.

Sisi performa juga tak kalah menarik dengan adanya CPU MediaTek MT6753 1,3 GHz, GPU Mali-T720, baterai 3.000 mAh, serta konektivitas 4G. Namun karena Infinix masih dalam proses memenuhi peraturan TKDN, konektivitas 4G ini belum bisa dinikmati saat ini.

Bagi Anda yang berminat, Infinix Hot S dengan RAM 2 GB dan storage 16 GB dijual seharga Rp1.749.000. Sementara untuk versi RAM 3 GB dan storage 32 GB dijual sedikit lebih mahal, yaitu Rp2.199.000. Keduanya dapat dibeli di Lazada mulai bulan Agustus mendatang.

(last edit: 27 July, 2016 / 10:27 am)

Artikel menarik lainnya

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
58%
Mau
22%
Biasa Aja
12%
Payah!
8%
About The Author
Romi Hidayat
Pengguna ASUS ZenFone AR dan Apple iPhone 7 Plus. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.