Infinix HOT 3 Tiba di Indonesia, Dijual Rp1 Jutaan

Infinix Mobility hari ini meluncurkan smartphone terbaru yang didesain khusus untuk para generasi muda yang mengedepankan fashion terkini, Infinix HOT 3. Smartphone ini terdiri dari 2 varian, yaitu X553 dan X554.

Mengusung tagline “soft flash makes life colorful”, Infinix melakukan pembaruan dengan menciptakan smartphone dengan harga terjangkau dan memiliki fitur unggulan soft flash LED untuk kamera depan yang dioptimalkan untuk mengambil gambar selfie.

Sebagai penerus dari Infinix HOT 2 yang sukses diluncurkan pada September 2015 lalu, smartphone Infinix HOT 3 X553 & X554 membawa kapasitas baterai lebih besar yaitu 3.000 mAh. Infinix juga menawarkan beragam pilihan warna yang menarik.

Infinix Hot 3 (X553) merupakan smartphone Infinix pertama yang ditenagai oleh prosesor Qualcomm MSM8929 Snapdragon 415. Smartphone ini memiliki layar 5,5 inci beresolusi HD dengan RAM sebesar 2 GB dan ROM 16 GB, yang masih dapat diperluas dengan microSD hingga 32 GB. Smartphone ini mengusung kamera belakang 8 megapiksel dan kamera depan 5 megapiksel dengan soft flash. Untuk varian X553 sudah mendukung jaringan 4G LTE.

Sedangkan varian Infinix HOT 3 X554 merupakan kembaran dari Infinix HOT 3 X553, mengusung spesifikasi yang hampir sama. Beberapa hal yang membedakan X554 dengan X553 adalah prosesor MediaTek MT6580, kamera depan 2 megapiksel dengan soft flash, dan hanya mendukung jaringan 3G. Varian ini dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau.

Untuk memasarkannya di Indonesia, Infinix Mobility kembali bekerjasama dengan Lazada. Smartphone ini bakal dijual mulai bulan April 2016 dengan harga bersahabat, yaitu Rp1.599.000 (Infinix HOT 3 X553). Sedangkan harga Infinix HOT 3 X554 dibanderol Rp1,3 juta.

(last edit: 25 March, 2016 / 10:05 am)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
23%
Mau
53%
Biasa Aja
12%
Payah!
12%
Tentang Penulis
Romi Hidayat
Pengguna ASUS ZenFone AR dan Apple iPhone 7 Plus. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.