Ilmuwan Temukan Cara Gandakan Kapasitas Baterai Smartphone

Masalah daya tahan baterai memang menjadi persoalan bagi semua orang. Dengan semakin berkembangnya teknologi prosesor, layar, dan komponen lainnya, seharusnya juga diikuti oleh perkembangan baterai. Faktanya, jenis baterai yang digunakan saat ini belumlah berubah sejak 20 tahun silam.

Meskipun smartphone yang ada di pasaran saat ini sudah memiliki fitur khusus untuk manajemen menghemat baterai, namun nyatanya banyak smartphone yang tidak mampu bertahan selama satu hari penuh. Melihat hal tersebut, peneliti dari Massachusetts Institute of Technology melaporkan bahwa mereka menemukan cara untuk membuat kapasitas baterai lithium-ion dua kali lipat lebih besar namun dengan dimensi yang sama.

batery

Pada baterai Lithium-ion saat ini, ion dialirkan dari katoda grafit bermuatan negatif ke anoda bermuatan positif melalui cairan elektrolit di dalamnya. Grafit digunakan pada katoda karena terbukti kestabilannya dan dapat menampung ion negatif dalam jumlah yang besar.

Untuk baterai Lithium-ion yang diteliti oleh tim MIT, grafit ini digantikan oleh lithium-metal foil yang menampung jumlah ion yang lebih besar dibandingkan dengan grafit. Memang hal ini telah lama diketahui oleh para peneliti. Masalahnya adalah lithium-metal foil ini mudah bereaksi dengan larutan elektrolit dan dapat menimbulkan panas berlebih hingga menimbulkan percikan api.

Tim yang melakukan penelitian di dalam MIT adalah SolidEnergy System. Tim ini mengembangkan elektrolit baru yang tidak bereaksi dengan lithium-metal foil. Dengan teknologi ini, baterai dapat dibuat dengan ukuran setengah dari ukuran yang sekarang, sehingga dengan ukuran yang sama persis kapasitas menjadi dua kali lipat. Jika tidak ada halangan, baterai dengan kapasitas ganda ini bisa digunakan pada smartphone yang dirilis tahun depan.

(last edit: 19 August, 2016 / 10:49 am)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
85%
Mau
8%
Biasa Aja
0%
Payah!
8%
Tentang Penulis
Ryan Fibrian
Pengguna iPhone7 dan Samsung Galaxy Tab S2. Memiliki ketertarikan dengan dunia gadget dan IT. Memulai karir menulisnya di CHIP Indonesia pada tahun 2010 dan kini menjadi reviewer dan content writer di DroidLime.