Hands-on Apple iPhone X

Dengan hadirnya iPhone X seolah menjadi penutup semarak smartphone flagship tahun 2017 ini. iPhone X sendiri dipastikan bakal jadi buruan pencinta gadget di berbagai belahan dunia karena merupakan versi spesial. Apalagi dikabarkan Apple hanya menyediakan tiga juta unit iPhone X untuk gelombang pertama penjualannya.

Benar-benar berbeda

iphonex droidlime 03

iPhone X seratus persen adalah iPhone yang benar-benar memberikan kesan berbeda dari versi-versi sebelumnya. Untuk pertama kalinya Apple menciptakan iPhone dengan layar bezel-less untuk menandingi flagship Android yang sudah lebih dulu menganut layar bezel-less.

Kami sendiri menilai iPhone X memang terlihat paling wah karena sudah tidak lagi memiliki bezel. Bahkan tombol Home fisik pun sudah lenyap. Jadi kita sebagai pengguna harus "belajar" menggunakannya dengan cara baru, yaitu swipe.

Dan sensasi yang paling berbeda ketika menggunakannya adalah Face ID. Fitur ini hadir menggantikan Touch ID (sensor fingerprint). Apple tidak mau mengotori bagian belakang iPhone X dan lebih memilih membuang sensor fingerprint.

Face ID yang kekinian

iphonex droidlime 01

Percaya atau tidak, tapi tren memang mengarah pada sensor biometrik pemindai wajah. Apple sendiri bukan yang pertama menghadirkan face detection. Rivalnya, Samsung, sudah lebih dulu. Bahkan produsen lain seperti LG, Vivo, Xiaomi, dan OPPO juga sudah mengimplementasikannya.

Hingga artikel ini ditulis, kami sudah tiga hari lebih menggunakan iPhone X. Dan pada praktiknya, kami tidak mengalami kesulitan ketika harus membuka lockscreen pakai wajah. Bahkan kami sudah bisa melupakan sensor fingerprint.

Ya, sejauh kami mencoba, kecepatan dan akurasi Face ID membaca wajah secara 3D memang sangat memudahkan untuk membuka lockscreen. Karena pada kenyataannya kita bakal melihat layar smartphone saat ingin membuka lockscreen. Dan saat itu juga, Face ID sudah sukses membaca wajah kita.

Kokoh dan agak tebal

Di atas kertas, iPhone X punya ketebalan 7,7 mm. Tergolong standar sebenarnya. Tapi kalau pegang langsung, smartphone ini ternyata terasa lumayan tebal. Rangka bodinya berperan besar menghadirkan kesan tebal dan juga sukses meningkatkan bobot iPhone X menjadi 174 gram.

Usut punya usut, ternyata rangka bodinya ini terbuat dari bahan stainless steel, sama seperti yang dipakai pada Apple Watch. Maka tidak heran kalau iPhone X sedikit lebih tebal dari iPhone 7 atau iPhone 8 yang masih terbuat dari aluminium.

Untuk bahan bagian belakangnya sendiri, Apple kembali memilih menggunakan kaca. Bukan sembarang kaca, Apple mengklaim menggunakan salah satu kaca terkuat di dunia yang pernah ada di bodi smartphone. Selain bikin iPhone X kinclong dan mewah, bahan kaca juga berfungsi untuk wireless charging.

Layar OLED resolusi tinggi

iphonex droidlime 04

Ini adalah kali pertama Apple menggunakan panel OLED untuk iPhone. Praktis tampilan layarnya memang lebih kinclong dari versi sebelumnya, walaupun mungkin tidak berbeda begitu jauh. Layar ini berdimensi 5,8 inci dan sayangnya memuat "notch" di bagian atas yang bagi banyak orang terasa mengganggu.

Yang paling kami suka dari layar iPhone X adalah resolusinya yang sangat tinggi, 2.436 x 1.125 piksel dengan keratapat layar 458 ppi. Selain itu, layarnya juga sudah mengantongi sertifikat HDR10 plus dukungan 3D Touch dan TrueTone Display guna menghasilkan warna lebih akurat.

Kamera sangat menjanjikan

iphonex droidlime 05

Konfigurasi kamera iPhone X kurang lebih sama seperti iPhone 8 Plus. Tapi posisinya berbeda, yakni diletakkan secara vertikal. Kedua kamera belakangnya sama-sama 12 MP dilengkapi OIS, satu dengan aperture f/1.8 dan satu lagi aperture f/2.4. Fitur unggulan portrait dan portrait lighting tetap ada. Plus bisa merekam video 4K 60 fps dan slow motion Full HD 240 fps.

Untuk ber-selfie, iPhone X punya kamera depan 7 MP ditemani kamera TrueDepth. Jadi kita bisa ber-selfie dengan efek blur atau bokeh seperti halnya memotret dengan kamera belakang. Kami pun sempat menjajal dan menguji seberapa bagus kamera iPhone X. Anda bisa melihat hasil-hasil foto dan videonya melalui video di bawah.

Video hands-on

(last edit: 7 November, 2017 / 5:13 pm)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
23%
Mau
28%
Biasa Aja
13%
Payah!
36%
Tentang Penulis
Romi Hidayat

Pengguna ASUS ZenFone AR dan Apple iPhone 7 Plus. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.