Fitur Pemindai Wajah Galaxy S8 Gampang Dikibuli

Samsung Galaxy S8 dan S8+ datang dengan desain dan inovasi menarik untuk smartphone flagship. Keduanya sama-sama mengusung layar lengkung di kedua sisinya yang memiliki teknologi Infinity Display yang memungkinkan seolah-olah layar tak memiliki bezel. Bahkan tombol home fisik dihilangkan dan diganti dengan tombol navigasi dalam layar yang lebih sensitif.

Samsung Galaxy S8 dan S8+ juga dilengkapi dengan tiga sensor biometrik sekaligus, seperti fingerprint, iris scanner, dan face recognition. Ketiganya dapat digunakan untuk membuka kunci smartphone, mengunci folder dengan teknologi Samsung Knox, menjalankan beberapa fungsi smartphone, dan melakukan transaksi pembayaran dengan menggunakan metode Samsung Pay.

Namun baru-baru ini ada kabar menghebohkan yang terjadi pada salah satu face recognition dari Samsung Galaxy S8. Pasalnya ada seseorang yang mencoba untuk menembus keamanan sensor face recognition hanya dengan sebuah foto wajah. Hasilnya foto tersebut berhasil menembus face recognition dari smartphone ini dengan mudah.

Sepertinya pihak Samsung perlu meningkatkan algoritma keamanan dari software face recognition agar lebih teliti terhadap wajah yang sesungguhnya. Selain itu, memang lebih efektif apabila fitur face recognition menggunakan sensor inframerah seperti yang dimiliki oleh beberapa perangkat Microsoft untuk bisa mengaktifkan keamanan face recognition Windows Hello.

Dengan kamera inframerah ini, apabila wajahnya hanya sebuah foto atau gambar maka tidak akan terlihat kamera. Sedangkan ketika fisik wajah dihadapkan pada kamera inframerah maka secara otomatis akan langsung dikenali oleh perangkat sehingga tingkat keamanannya pun jauh lebih baik ketimbang hanya meningkatkan kemampuan software pemindai.

(last edit: 2 April, 2017 / 10:30 am)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
32%
Mau
1%
Biasa Aja
4%
Payah!
64%
Tentang Penulis
Mohamad Fahmi
Pengguna Xiaomi Mi 6. Senang dengan dunia teknologi dan web, saat ini menjadi salah satu Co-founder di DroidLime.