Fenomena "Om Telolet Om" Mendadak Go International

Kalimat "om telolet om" sedang menjadi tren di dunia dalam 24 jam terakhir. Telolet sendiri adalah kata yang digunakan untuk menggambarkan bunyi klakson bus antar kota atau antar propinsi yang ada di Indonesia. Jika Anda sering bepergian ke luar kota, Anda pasti akan familiar dengan bunyi klakson yang unik dan nyaring tersebut.

Fenomena "om telolet om" awalnya sempat masuk dalam liputan khusus acara di sebuah stasiun televisi. Namun seminggu terakhir kembali ramai diperbincangkan dan ditonton banyak orang karena banyak disebarluaskan melalui Facebook. Kalimat tersebut sering diucapkan oleh anak-anak kecil di pinggir jalan dengan maksud agar supir bus yang melintas mau membunyikan klaksonnya.

trump telolet

Saking viralnya di Facebook, fenomena "om telolet om" akhirnya turut merambah media sosial lainnya, Twitter dan Instagram. Menariknya, tidak hanya jadi konsumsi orang-orang di tanah air, tapi juga merambah dunia internasional. Bahkan beberapa musisi internasional, seperti DJ Snake, Marshmello, Chainsmokers, Dillon Francis, Zedd, dan Martin Garrix ikut meramaikan fenomena "om telolet om" melalui akun Twitter mereka. Cuitan tentang telolet tersebut serentak di-publish pada 20 Desember kemarin.

Sementara di Instagram, beberapa selebgram ternama seperti Gigi Hadid, Kendal Jenner, Taylor Swift, EXO, hingga Barrack Obama dan Donald Trump juga kebanjiran komentar "om telolet om". Dengan banyaknya publik figur dunia yang terkena virus "om telolet om", menarik dinanti apakah fenomena ini bakal mendunia layaknya Manequin Challenge di YouTube. Dan semoga saja para DJ kenamaan dunia tersebut tertarik untuk membuat karya dengan tema telolet. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

(last edit: 21 December, 2016 / 3:17 pm)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
70%
Mau
0%
Biasa Aja
14%
Payah!
14%
Tentang Penulis
Romi Hidayat
Pengguna ASUS ZenFone AR dan Apple iPhone 7 Plus. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.