Connect with us
ROG_Zephyrus_S_GX531
Tech News

Elevating Camera Masih Jadi Inovasi yang Dibanggakan Vivo

Bicara blak-blakan di hadapan sejumlah media dalam acara Media Gathering di Bandung, Vivo masih bangga dengan inovasi Elevating Camera yang dikembangkannya. Mereka berjanji akan terus mengembangkan inovasinya itu.

Updated

Kehadiran Vivo yang memasuki tahun ke-5 di Indonesia ditandai dengan variasi fitur dan inovasi pada rangkaian produk yang diluncurkan. Tren berinteraksi antar pengguna smartphone yang semakin berbasis visual mendorong peningkatan pada teknologi kamera menjadi semakin esensial.

Dalam kompetisi industri smartphone global, Vivo menjadi salah satu brand yang menunjukkan konsistensinya dalam mengembangkan inovasi pada kamera. Ini ditunjukkan dengan kiprahnya dalam rangkaian produk yang dikembangkan.

Seperti diungkap oleh Charles Ding, Product Manager Vivo Global di sela-sela Media Gathering di Bandung, 9 – 10 Januari 2019 bahwa salah satu fokus pengembangan produk Vivo saat ini adalah mengintegrasikan kamera dengan berbagai komponen maupun fitur lainnya pada smartphone.

“Tak hanya dari desain, kami mengintegrasikan kamera yang dimuat ke dalam samrtphone juga berkaitan dengan autentikasi pengguna, hingga AI (kecerdasan buatan). Tentu saja, kami sangat mengadalkan kerja R&D global yang kami miliki di Shenzen, Guangdong dan Sillicon Valley, ujar Charles.

Lebih jauh, Charles juga mengungkapkan bahwa kebutuhan konsumen akan smartphone dengan layar yang lebih lapang menjadikan tren yang diprediksi paling mendominasi industri smartphone di tahun ini. Ini pun membuat produsen smartphone di seluruh dunia berkompetisi untuk menawarkan hal itu.

Ya! Para produsen smartphone menghadirkan berbagai macam desain penempatan kamera demi memenuhi keinginan konsumen akan layar luas tanpa mengurangi fungsi kamera yang ada. Terkait dengan ini, Vivo ditegaskan oleh Charles punya solusi yang sangat inovatif.

“Kalian tentunya tahu dengan elevating camera yang kami muat ke dalam Vivo NEX. Inovasi ini pertama kali kali kami perkenalkan pada awal tahun 2018 di gelaran Mobile World Congress (MWC) di Barcelona lewat smartphone prototype yang kami sebut APEX,” kata Charles.

Prototype APEX akhirnya diterjemahkan oleh Vivo ke dalam produk komersialnya yang kita kenal dengan nama NEX. Smartphone ini datang dengan elevating front camera 8 MP yang bisa naik turun dalam waktu kurang dari satu detik. Dengan desain ini, Vivo juga bisa memaksimalkan ukuran layar.

Baca juga

“Melalui prototype APEX dan seri NEX, Vivo telah mendobrak batasan dan standar dari teknologi yang sudah ada. Inovasi elevating camera yang kami tawarkan diharapkan akan menjadi trendsetter di industri smartphone global dan menghadirkan teknologi smartphone berkelanjutan yang unik,” pungkas Charles.

Comments

Populer