/ Apple

Dijual Mulai Rp13 Juta, Berapa Harga Modal Produksi iPhone X?

Setiap kali muncul, iPhone generasi terbaru selalu saja diburu banyak orang. Padahal harganya tidak pernah murah. Termasuk iPhone X yang dinobatkan sebagai iPhone edisi spesial. Smartphone satu ini dibanderol mulai US$999 (Rp13 jutaan). Ya, ini adalah iPhone termahal yang pernah dibuat Apple.

Dengan begitu tingginya harga yang dipatok, kita tentunya penasaran, sebenarnya berapa sih biaya atau modal yang diperlukan Apple untuk membuat satu unit iPhone X. Menurut salah satu sumber di Cina, biaya untuk memproduksi satu iPhone X ditaksir sekitar US$412 (Rp5,5 juta).

Layar OLED berdimensi 5,8 inci buatan Samsung adalah komponen yang paling mahal, yakni sekitar US$80 (Rp1 juta). Selanjutnya storage berjenis NAND flash buatan Toshiba jadi yang termahal kedua dengan harga US$45 (Rp600 ribu) untuk kapasitas 256 GB.

iphone x modal

Lalu komponen termahal berikutnya adalah RAM berkapasitas 3 GB yang ditaksir bernilai US$24 (Rp325 ribu). Yang cukup mengagetkan adalah harga chipset Apple A11 Bionic yang ternyata tidak terlalu mahal. Diproduksi bersama TSMC, chipset ini berharga US$26 (Rp350 ribu).

Namun harga tersebut belum termasuk chip modem dari Qualcomm. Modem buatan Qualcomm ini sebenarnya ditempel menjadi satu dengan chip Apple A11 dan harganya diperkirakan US$18 (Rp240 ribu). Yang tak kalah mahal adalah sensor 3D (untuk Face ID) senilai US$25 (Rp325 ribu).

Selebihnya biaya lain yang diperlukan yakni untuk komponen-komponen penunjang lainnya serta biaya perakitan (produksi), biaya logistik, dan pastinya biaya riset. Ya, jadi bisa disimpulkan kalau modal yang dibutuhkan Apple untuk memproduksi satu unit iPhone X sekitar 60 persen dari harga jualnya.

(last edit: 15 September, 2017 / 8:10 pm)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
14%
Mau
6%
Biasa Aja
15%
Payah!
69%
Tentang Penulis
Romi Hidayat

Pengguna ASUS ZenFone AR dan Apple iPhone 7 Plus. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.