Connect with us
ROG GL504
Tech News

Depak Lenovo, Vivo Masuk 5 Besar Pemain Smartphone di Tahun 2017

Published
Smartphone
Vivo V11 Pro

Gejolak pasar smartphone di Indonesia cukup menarik. Berdasarkan data IDC yang belum lama ini dirilis, kembali menempatkan Samsung berada di bangku singgasana pasar smartphone Indonesia selama tahun 2017. Raksasa elektronik asal Korea Selatan tersebut berhasil mengusai pasar sebesar 31,8 persen.

Jika dibandingkan pada tahun 2016, ada peningkatan market share sebesar 3 persen yang berhasil di raih oleh Samsung pada tahun 2017. Di posisi kedua ada OPPO yang mengusai pasar sebesar 22,9 persen. Menariknya, dibandingkan tahun 2016, ada peningkatan yang cukup signifikan diraih oleh OPPO, yakni sebesar 6,3 persen.

Tentu saja, peningkatan yang cukup signifikan yang diraih oleh OPPO di tahun 2017 tak bisa dianggap enteng oleh Samsung. Apalagi, pabrikan smartphone asal Cina ini mulai terbilang getol untuk meluncurkan banyak varian smartphone di Indonesia.

IDC Market Share Smartphone

Di posisi ketiga ada pabrikan smartphone lokal, yakni Advan yang pada tahun 2016 berada di posisi keempat. Meraih pangsa pasar sebesar 7,7 persen, Advan berhasil menggeser ASUS yang kini harus puas berada di posisi keempat dengan pangsa pasar sebesar 6,5 persen.

IDC juga mencatat, Advan mengalami kenaikan pangsa pasar sebesar 0,9 persen jika dibandingkan pada tahun 2016. Dan ASUS justru terkoreksi sebesar 4 persen dibandingkan tahun lalu yang masih memiliki market share cukup besar di Indonesia, yakni 10,5 persen.

Lantas, siapa yang berada di posisi kelima? Ya! IDC mencatat Vivo yang berhasil menendang Lenovo. Tercatat, Vivo pada tahun 2017 berhasil menguasai pasar Indonesia sebesar 6,0 persen. Jelas, keberhasilan Vivo juga tak lepas dengan cara-cara mereka yang begitu agresif memasarkan produknya ke tangan konsumen di Indonesia.

Baca juga

Terakhir, IDC juga mencatat bahwa total pengiriman smartphone ke pasar Indonesia pada tahun 2017 lalu sebesar 30,4 juta. Ada peningkatan sebesar 100 ribu unit dibandingkan total pengiriman smartphone pada tahun 2016. Bagamana tanggapan Anda?

Comments

Wajib baca

Populer