Connect with us
MaxProM1
Featured

Dari Nexus Sampai Pixel, Inilah Asal Mula Smartphone Google

Butuh waktu panjang bagi Google untuk menghadirkan smartphone buatannya seperti yang ada saat ini. Semuanya berawal dari Nexus dan akhirnya Google percaya diri untuk melahirkan Pixel.

Updated

Google sudah memperkenalkan dua smartphone flagship buatannya pada tanggal 9 Oktober 2018. Seperti yang sudah kita tahu, smartphone tersebut adalah Google Pixel 3 dan Pixel 3 XL. Google pun sudah mengumumkan harga dari kedua smartphone tersebut.

Google Pixel 3 dibanderol dengan harga US$ 799 atau sekitar Rp12 jutaan, sedangkan Pixel 3 XL dijual dengan harga US$ 899 atau sekitar Rp13 jutaan. Bagi kalian yang tinggal di Indonesia dan tertarik membeli smartphone ini, Singapura adalah negara paling dekat dan akan dijual mulai 1 November 2018.

Nah! Terkait dengan perjalanan smartphone yang dibuat oleh Google, tentunya tak terlepas dari sistem operasi Android. Tentu saja, smartphone Android pertama bukan datang dari Google, tetapi dibuat oleh HTC, yakni HTC G1 yang muncul pada bulan Oktober 2008.

Lalu, seperti apa perjalanan smartphone Android selanjutnya sehingga akhirnya Google secara khusus membuat Pixel 3 dan Pixel 3 XL? Sepertinya infografis yang dibuat oleh Hometop ini sangat tepat untuk kita mengetahui dengan tepat pergerakan perusahaan asal Mountain View tersebut.

Masa keemasan Nexus

Pada bulan Februari 2010 HTC kembali menciptakan sebuah smartphone Android yang mereka namakan Nexus One. Smartphone ini diramu oleh HTC bersama Google untuk menjawab kehadiran iPhone 3GS yang dibuat oleh Apple.

Punya kamera belakang dengan resolusi 5 MP, smartphone ini tidak dilengkapi dengan kamera depan. Bisa jadi, saat itu memang belum terpikir oleh HTC untuk membekali smartphone buatannya tersebut dengan kamera depan. Disebut-sebut, smartphone ini terjual 80 ribu unit di bulan pertama.

HTC Nexus One datang dengan dukungan chipset Qualcomm S1 yang dipadukan RAM sebesar 512 MB. Smartphone yang memiliki bentang layar 3,7 inci dengan resolusi 800 x 480 piksel ini berjalan dengan sistem operasi Android 2.1 Eclair.

Selanjutnya di bulan Desember 2010, Samsung bersama Google membuat kejutan dengan menghadirkan Nexus S. Ini adalah smartphone Nexus pertama yang datang dengan kamera belakang dan depan. Menariknya, Nexus S telah dibekali dengan NFC.

Selain itu, Nexus S adalah smartphone komersial pertama yang mendapatkan sertifikasi dari NASA. Memiliki sertifikasi tersebut, smartphone ini pun direkomendasikan oleh NASA untuk di bawa terbang ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Smartphone yang punya layar berukuran 3,7 inci dengan resolusi 480 piksel ini diperkuat chipset Exynos 3110 dan RAM 512 MB. Selain itu, smartphone ini juga sudah berjalan dengan sistem operasi Android 2.3 alias Gingerbread.

Pada bulan November 2011, Samsung menghadirkan Galaxy Nexus. Smartphone ini sudah didukung kamera belakang 5 MP dan kamera depan dengan resolusi 1,3 MP. Smartphone Nexus pertama yang sudah punya tombol navigasi soft ini datang dengan layar berukuran 4,6 inci HD.

Penyegaran lainnya yang ditawarkan oleh Samsung bersama Google dari smartphone ini adalah Holo UI, antarmuka yang lebih nyaman untuk digunakan. Galaxy Nexus diperkuat dengan chipset TI OMAP 4460 dengan RAM 1 GB serta dukungan Android 4 alias Icecream Sandwich.

Tak mau kalah dengan Samsung, LG pun ikut berkompetisi dengan merilis Nexus 4. Ya! Smartphone ini muncul pada bulan November 2012 dan sudah menggunakan sistem operasi Android 4.2 Jellybean. Otak yang tertanam di dalam smartphone ini adalah Snapdragon S4 dengan RAM 2 GB.

LG Nexus 4 punya kamera belakang dengan resolusi 8 MP dan kamera depan 1,3 MP. Hal menarik lainnya, ini adalah lini Nexus pertama yang sudah punya kemampuan Qi wireless charging dan smartphone ini sudah punya layar berukuran 4,7 inci HD.

Berlanjut di bulan Oktober 2013, LG menelurkan Nexus 5 yang punya layar berukuran 5 inci FullHD. Chipset yang dibenamkan ke dalam smartphone ini adalah Snapdragon 800 yang dipadukan RAM 2 GB. Nexus 5 sudah berjalan dengan sistem operasi Android Kitkat.

Untuk urusan storage internal yang dibenamkan, ada dua pilihan yang ditawarkan, yakni 8 GB dan 16 GB. Smartphone ini juga jadi lini Nexus pertama yang sudah mendukung konektivitas jaringan 4G alias LTE dan punya fitur OIS untuk kamera yang dibenamkan.

Masuk di bulan November 2014, giliran Motorola yang sukses membuat Nexus 6. Smartphone dengan bentang layar 6 inci dan memiliki resolusi 2.560 x 1.440 piksel ini punya desain bodi belakang melengkung yang lebih ergonomis.

Selain itu, Motorola juga melengkapi Nexus 6 dengan kamera belakang 13 MP dan kamera depan 2 MP. Hal menarik lainnya, smartphone ini punya antarmuka baru yang disebut Material Design UI untuk Android 5.0 Lollipop yang digunakan.

Untuk urusan dapur pacunya, Motorola mempercayakan chipset Snapdragon 805 buatan Qualcomm yang dipadukan dengan RAM sebesar 3 GB. Sedangkan pilihan storage yang ditawarkan adalah 32 GB dan 64 GB dengan dukungan baterai berkapasitas 3.220 mAh.

Pada bulan Oktober 2015, LG kembali membuat kejutan dengan mengahdirkan Nexus 5X. Smartphone ini datang dengan otak Snapdragon 808 yang dipadukan RAM sebesar 2 GB. Ada dua pilihan storage yang ditawarkan, yakni 16 GB dan 32 GB.

LG Nexus 5X berjalan dengan sistem operasi Android 6.0 Marsmallow. Dukungan kamera belakang yang disematkan memiliki resolusi 12,3 MP dan kamera depannya 5 MP. Nexus 5X sendiri memiliki layar berukuran 5,2 inci dengan resolusi FullHD.

Lini Nexus akhirnya ditutup oleh Nexus 6P yang dibuat oleh Huawei. Smartphone ini diperkuat oleh Snapdragon 810 yang disandingkan RAM sebesar 3 GB. Sedangkan untuk memotret, ada kamera belakang 12 MP dengan sensor Sony dan kamera depan 8 MP.

Smartphone yang punya layar berukuran 5,7 inci dengan resolusi 2.560 x 1.440 piksel ini sudah dibekali sistem operasi Android 6.0 Marsmallow. Untuk pilihan storage internal yang disematkan cukup banyak, yakni 32 GB, 64 GB dan 128 GB.

Digantikan Pixel

Di tahun 2016, tepat pada bulan Oktober, HTC bersama Google membuat Pixel dan Pixel XL generasi pertama. Smartphone ini pun dibuat bukan lagi jadi bagian dari Nexus dan datang dengan ukuran layar 5 inci untuk Pixel dan 5,5 inci untuk Pixel XL.

Jika Pixel punya resolusi 1.920 x 1.080 piksel, Pixel XL punya resolusi 2.560 x 1.440 piksel. Keduanya sudah dilengkapi dengan chipset Snapdragon 821 yang dipasangkan dengan RAM 4 GB. Sistem operasi yang dibenamkan ke dalam smartphone ini adalah Android 7.0 Nougat.

Diuji oleh DxOMark, smartphone ini memiliki kinerja kamera mencapi nilai 90 poin. Daya tarik lainnya dari smartphone ini adalah dukungan sertifikasi IP53 yang membuatnya aman dari cipratan air dan debu. Disebut-sebut, Google mampu menjual smartphone ini hingga 3,9 juta unit di tahun 2017.

Dibulan November 2017, kembali Google bekerjasama dengan HTC untuk membuat Pixel 2, sedangkan Pixel 2 XL dibuat oleh Google bekerjasama dengan LG. Smartphone ini pun datang dengan kamera belakang 12 MP plus dukungan OIS sehingga mampu meraih skor 98 dalam pengujian DxOMark.

Pixel 2 punya layar berukuran 5 inci dengan resolusi 1.920 x 1.080 piksel, sedangkan Pixel 2 XL punya layar berukuran 6 inci dengan resolusi 2.880 x 1.440 piksel. Keduanya sudah diperkuat dengan Snapdragon 835 plus RAM 4 GB. Sistem operasi yang disematkan adalah Android 8.0 Oreo.

Nah! Akhirnya tiba dengan kedatangan Pixel 3 dan Pixel 3 XL. Smartphone yang diperkenalkan beberapa waktu lalu ini murni pengembangan Google dan sudah ditopang dengan kamera belakang tunggal 12,2 MP dengan dukungan laser autofocus plus dual-pixel.

Sedangkan kamera depan yang ditanam ada dua dan masing-masing memiliki resolusi 8 MP dengan aperture f/1.8. Smartphone ini pun sudah punya kemampuan wireless charging dan untuk otaknya telah ditanam Snapdragon 845 dengan RAM 4 GB.

Pixel 3 datang dengan bentang layar berukuran 5,5 inci dan memiliki resolusi 2.160 x 1.080 piksel. Sedangkan Pixel 3 XL datang dengan layar berukuran 6,3 inci dan memiliki resolusi 2.960 x 1.440 piksel. Keduanya sudah dibekali dengan Android 9 Pie.

Comments

Populer

2014 - 2018 DroidLime.com.
Android is a trademark of Google LLC. DroidLime are not affiliated, associated, authorized, endorsed by, or in any way officially connected with Google LLC., or any of its subsidiaries or its affiliates.