Bisnis Smartphone LG Alami Kerugian Rp4,4 Triliun!

Di pasar elektronik, seperti perangkat home appliances misalnya, Samsung mendapat lawan ketat dari LG yang sama-sama berasal dari Negeri Ginseng. Namun, di pasar smartphone, LG harus mengakui keunggulan Samsung.

Padahal, LG sendiri juga tak kalah getol untuk merilis banyak smartphone, mulai dari perangkat yang ditujukan untuk entry-level hingga kelas atas. Sebagai contoh, LG baru-baru ini telah merilis smartphone premiumnya, LG V30, dan mendapat sambutan positif di berbagai negara.

Sayangnya, penjualan smartphone yang dilakukan oleh LG tak semanis para kompetitornya, termasuk Samsung. Ya! Laporan terbaru menyebutkan bahwa divisi mobile LG telah mengalami kerugian mencapai US$311 juta atau sekitar Rp4,47 triliun pada kuartal fiskal sebelumnya.

Mengalami hal itu, apakah LG hanya berdiam diri? Rupanya tidak! Mereka langsung berbenah melakukan re-organisasi dan fokus untuk mengurang i biaya produksi. LG pun tetap komintmen untuk terus bermain di pasar perangkat mobile, termasuk smartphone.

Re-organisasi yang dilakukan, LG langsung menujuk Hwang Jeong-hwan sebagai CEO dari LG Mobile menggantikan Juno Cho. Kepercayaan ini diberikan karena Hwang Jeong-hwan dianggap sudah banyak makan asam garam di divisi R&D LG.

Sementara itu, Dr. Park Il-pyung yang sebelumnya menjabat pimpinan LG Software Center akan menjadi CTO di LG Mobile. Han Chang-hee yang sebelumnya menjabat Vice President di divisi Appliance Marketing Communciation akan memimpin Global Marketing Center.

Terakhir, Brian Na yang sebelumnya memimpin LG Communication akan menjadi Presiden Direktur LG yang beroperasi di Eropa Barat. Lantas, setelah melakukan perombakan, apakah divisi mobile LG bisa lebih gesit untuk meraup keuntungan? Kita lihat saja!

(last edit: 3 December, 2017 / 1:13 pm)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
44%
Mau
2%
Biasa Aja
6%
Payah!
50%
Tentang Penulis
Mohamad Fahmi

Pengguna Xiaomi Mi 6. Senang dengan dunia teknologi dan web, saat ini menjadi salah satu Co-founder di DroidLime.