Beredar Smartphone "Palsu", Infinix Ingatkan Calon Pembeli

Menyusul kesuksesan Infinix, tidak dapat dimungkiri bahwa banyak pihak produsen smartphone yang ingin memanfaatkan brand Infinix dengan menggunakan brand yang sama dalam memasarkan produknya. Memang, tindakan ini dapat mengecoh konsumen yang benar-benar ingin mencari brand Infinix.

“Kami sangat menyayangkan pihak-pihak yang mengambil keuntungan atas popularitas brand Infinix di Indonesia. Kami berharap para konsumen dapat berhati-hati terhadap brand yang menggunakan nama Infinix dalam penjualannya. Kami hanya menawarkan smartphone yang berkualitas,” kata Marcia Sun, Country Manager Infinix Indonesia.

Pasalnya, ditemukan adanya smartphone dengan nama atau tipe Infinix Pure XL di salah satu pusat jual-beli smartphone di Jakarta. Padahal, pihak Infinix mengonfirmasi bahwa mereka tidak memiliki lini produk bernama Pure XL.

Infinix mengimbau kalangan konsumen maupun X Fans untuk lebih waspada dan tidak salah dalam membeli produk smartphone Infinix. Sejak kedatangannya di Indonesia, Infinix telah meluncurkan smartphone seri HOT untuk pemula, Note untuk kelas menengah, dan Zero yang termasuk dalam seris martphone flagship.

Beragam tipe yang telah diluncurkan hingga saat ini mencakup Infinix HOT NOTE X551, Zero 2 X509, NOTE 2, ZERO 3 X552, dan HOT 3 X552 dan HOT 3 X553, sedangkan smartphonelain yang tidak tercantum dalam daftar di atas bukan merupakan produk Infinix.

Konsumen dapat melihat model terbaru yang dipasarkan oleh Infinix di Indonesia di Infinix House yang berlokasi di Ruko Roxy Mas Blok E1 No. 5A, Jakarta Barat. Selain itu, Infinix juga bekerjasama dengan M-Care*, service center Infinix menerapkan fasilitas mumpuni yang telah tersebar di 13 cabang di 10 jaringan kota besar (Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Medan, Denpasar, Makassar, Surabaya, Banjarmasin).

(last edit: 27 April, 2016 / 8:42 am)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
37%
Mau
3%
Biasa Aja
29%
Payah!
31%
Tentang Penulis
Romi Hidayat
Pengguna ASUS ZenFone AR dan Apple iPhone 7 Plus. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.