/ ASUS

ASUS Pegasus 4S Resmi Diperkenalkan, Miliki Layar Lega dan Dual-camera

ASUS kembali meramaikan persaingan smartphone kelas menengah. Pabrikan smartphone asal Taiwan ini telah memperkenalkan ASUS Pegasus 4S. Informasi mengenai desain dan spesifikasi Pegasus 4S sejatinya telah terungkap sejak sebulan yang lalu.

Hanya saja, ASUS mendaftarkan smartphone tersebut dengan kode penamaan ASUS X018DC di badan sertifikasi TENAA. Dengan begitu, tak ada yang menduga jika perangkat tersebut adalah ASUS Pegasus 4S.

Dikemas dengan balutan bodi metal, desain ASUS Pegasus 4S terlihat lebih trendi. Pada bagian depannya telah disajikan layar bezel-less berukuran 5,7 inci dengan aspek rasio 18:9. Layar tersebut juga sudah mendukung resolusi HD+.

Tak hanya itu, ASUS juga melengkapi bagian bawah layar dengan kaca melengkung 2.5D. Memiliki dimensi yang terbilang kompak, yakni 152,6 x 72,7 x 8,8 mm, ASUS Pegasus 4S bobotnya hanya 160 gram.

Pada bagian belakang perangkat, ASUS telah menyematkan dukungan dual-camera utama yang telah dilengkapi dengan LED flash. Adapun komposisi dual-camera yang disematkan adalah 16 MP dan 8 MP.

Sementara untuk kebutuhan foto selfie, smartphone ini juga dilengkapi dengan kamera depan yang memiliki resolusi 8 MP. ASUS juga telah membenamkan baterai yang memiliki kapasitas besar, yakni 4.030 mAh.

Bagaimana dengan dapur pacunya? Kali ini, ASUS mempercayakan chipset besutan MediaTek, yakni MT6750T yang memiliki clock speed 1,5 GHz. Dukungan lainnya adalah pilihan RAM 3 GB atau 4 GB dan internal storage 32 GB dan 64 GB.

Lahir di akhir tahun 2017, ASUS Pegasus 4S masih mengadopsi Android Nougat 7.0. Sayangnya, ASUS belum mengabarkan secara rinci kapan smartphone ini bakal dirilis, termasuk harga jualnya.  Kabarnya, smartphone ini bakal hadir dalam dua pilihan warna, yakni Star Black dan Gold.

(last edit: 4 November, 2017 / 2:46 pm)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
20%
Mau
3%
Biasa Aja
15%
Payah!
65%
Tentang Penulis
David Theo

Pengguna Xiaomi Redmi 3s dan Zenfone 3. Memulai karir sebagai web developer dan kini menjadi penulis paling muda di DroidLime.