Connect with us
UX370-JOE
Tech News

Ajakan #deletefacebook Terus Menggema di Media Sosial

Droidlime.com,

/

Facebook 1

Harus diakui, Facebook yang dikembangkan oleh Mark Zuckerberg jadi media sosial terbesar yang digunakan banyak orang. Tak hanya tersedia dalam versi PC desktop, layanan ini juga hadir dalam versi mobile yang akhirnya memudahkan penggunanya untuk bersosialisasi dengan banyak orang.

Begitu besarnya layanan ini, membuat Facebook jadi perusahaan yang gemar mengakuisisi banyak startup. Paling fenomenal, ketika Facebook mengakuisisi WhatsApp pada tahun 2014 lalu. Tak main-main, Facebook menggelontorkan uang sebesar US$16 miliar.

Namun, ditahun ini Facebook tersandung masalah. Ada dugaan, Facebook membocorkan data pengguna yang terhimpun di server mereka. Tak tanggung-tanggung, diperkirakan ada 50 juta data pengguna yang bocor. Skandal privasi ini berkaitan erat dengan pemenangan Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat.

Twitter Brian Acton

Di balik permasalahan ini, sebenarnya ada juga keterlibatan Cambridge Analytics dan seorang akademisi Cambridge University, Aleksandr Kogan. Diduga kuat, merekalah yang memanfaatkan data pengguna yang diambil dari Facebook untuk memengaruhi hasil pilpres Amerika Serikat pada tahun 2016 lalu.

Melihat permasalahan soal privasi data pengguna, yang tak kalah ramai adalah ajakan untuk menghapus Facebook. Ya! Ajakan ini semakin menguat setelah Brian Acton yang juga salah satu pendiri WhatsApp berkicau lewat akun Twitter miliknya. Berseloroh singkat, Acton hanya menuliskan “It is time” dengan hashtag #deletefacebook.

Tentu saja, ajakan yang dilotarkan oleh Acton tak bisa dipandang sebelah mata. Para follower-nya pun menyatakan hal yang sama. Mereka tak ingin lagi menggunakan Facebook karena khawatir soal privasi data yang dimilikinya. Melihat hal itu, apakah Mark Zuckerberg berdiam diri?

Ditunggu cukup lama, orang nomor satu di Facebook ini pun akhirnya buka suara. Lewat akun Facebook yang dimilikinya, Zuckerberg menjelaskan secara rinci permasalahan yang ada. Pada intinya, Zuckerberg menegaskan bahwa Facebook sebenarnya sudah melakukan sejumlah pencegahan untuk melindungi data penggunanya.

Baca juga

Lantas, apakah pernyataan panjang dari Zuckerberg ini bisa menyelesaikan permasalahan tersebut? Faktanya, ajakan menghapus Facebook dengan hastag #deletefacebook terus menggema di internet. Bagaimana menurut Anda? Kami tunggu komentarnya.

Advertisement
Comments
Tech News

Inilah Negara Pertama yang Ditunjuk Samsung untuk Memasarkan Galaxy A6

Published

on

Samsung Galaxy A6 Spek
Beberapa waktu lalu render salah satu smartphone besutan Samsung, yakni Galaxy A6 dan A6+ muncul di YouTube. Sepertinya, perangkat ini memang tak lama lagi akan digulirkan oleh Samsung dan bakal hadir untuk menyasar konsumen kelas menengah. Bahkan, detail spesifikasi hardware dari salah satu Galaxy A6 Series yang bakal diluncurkan juga ikut-ikutan muncul ke internet. Adalah Galaxy A6 yang kabarnya akan dikemas dengan layar berukuran 5,6 inci dan resolusinya hanya HD+ alias 720p+. Disebut-sebut, smartphone ini akan datang dengan chipset Exynos Octa-core dan Geekbench pun telah mengungkap bahwa itu adalah Exynos 7870. Tak ketinggalan, smartphone ini juga akan dibekali RAM sebesar...
Continue Reading
Tech News

Setelah di MWC 2018, ZTE Blade V9 Kembali Muncul di TENAA

Published

on

ZTE Blade V9 Leak
Seperti Vivo, OPPO, Huawei dan juga Xiaomi, ZTE pun tak mau berdiam diri di industri smartphone pada tahun ini. Ya! Salah satu pabrikan smartphone asal Cina tersebut sedang mempersiapkan smartphone terbarunya, Blade V9. Bahkan, smartphone ini juga pernah muncul di sela-sela gelaran MWC 2018 lalu. Sebulan lebih tak terdengar suaranya, kini Blade V9 tiba-tiba kembali muncul di TENAA. Hal ini sekaligus mengindikasikan bahwa smartphone tersebut dalam waktu dekat akan dirilis secara resmi di pasar Cina. Lewat bocoran yang terungkap, ZTE Blade V9 akan dikemas dengan layar berukuran 5,7 inci. Layaknya smartphone yang banyak bermunculan di tahun ini, Blade V9 pun...
Continue Reading
Tech News

Ayo Menerka Harga ASUS ZenFone Max Pro M1

Published

on

ASUS ZenFone Max Pro M1 2 1
ASUS secara resmi pada tanggal 23 April 2018 nanti akan memperkenalkan "amunisi" terbarunya di pasar Indonesia. Sudah diinformasikan oleh ASUS sendiri, amunisi tersebut adalah smartphone ASUS ZenFone Max Pro M1. Daya tarik dari smartphone ini, ASUS mempercayakan chipset Snapdragon 636 sebagai otak utama ZenFone Max Pro M1. Seperti kita ketahui bersama, chipset ini juga telah bercokol di dalam smartphone terbaru milik Xiaomi yang belum lama ini meluncur di pasar Indonesia, yakni Redmi Note 5. Tak hanya diklaim lebih bertenaga untuk smartphone kelas menengah, chipset ini juga menawarkan efesiensi dalam penggunaan baterai. Redmi Note 5 sendiri muncul di pasar Indonesia dengan...
Continue Reading

Smartphone Terbaru

Populer