9 Alasan Mengapa Smartphone Android Perlu Di-root

Android adalah sistem operasi milik Google yang memiliki hak akses bebas alias open source. Dengan begini pengguna bisa leluasa untuk melakukan banyak hal seperti meng-install aplikasi dari berbagai sumber, menciptakan aplikasi sendiri untuk smartphone, serta mengkustomisasi sebuah proses pada sistem operasi tersebut.

Meski begitu, Jika Anda ingin melakukan hal-hal ajaib pada smartphone Android, dibutuhkan sebuah hak akses root. Mungkin benar, dengan me-rooting smartphone, garansi smartphone Anda bakal hilang. Tapi kami rasa lebih banyak keuntungan ketimbang kerugian yang akan Anda dapat. Untuk itu, kami merangkun beberapa alasan penting mengapa Anda harus me-root smartphone sekarang juga.

Install custom ROM

root 11

Instalasi custom ROM menjadi alasan utama mengapa banyak orang melakukan root pada smartphone mereka. Apalagi pada smartphone yang tidak menerima update resmi dari vendornya, pasti hal ini akan sangat membantu. Anda dapat meng-update versi Android dengan sangat mudah. Salah satu penyedia ROM terbesar untuk update Android adalah CyanogenMod atau ParanoidAndroid.

Mengontrol penuh smartphone

root 10

Aplikasi yang kami maksud di sini adalah Tasker. Aplikasi ini membutuhkan hak akses root agar dapat berjalan. Percaya tak percaya, aplikasi ini memungkinkan Anda untuk melakukan banyak hal menakjubkan seperti menyalakan lampu secara terjadwal, panggilan otomatis, mengaktifkan mode silent pada jam-jam tertentu, mengirim pesan ke orang tertentu atau siapa pun secara otomatis, serta masih banyak fungsi keren lainnya.

Personalisasi smartphone

root 08

Selain untuk flashing ROM, Rooting juga memungkinkan Anda untuk mengubah beberapa personalisasi pada smartphone Android. Alat kustomisasi ini bernama Xposed. Anda dapat men-download aplikasi ini langsung di Google Play Store. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan dengan aplikasi ini, salah satunya adalah memodifikasi animasi boot saat menyalakan smartphone. Meskipun memerlukan pengetahuan teknis dalam penggunaannya, kami rasa tidak terlalu sulit jika Anda ingin coba menggunakannya.

Hapus bloatware

root 02

Jika Anda memiliki smartphone Xiaomi atau ASUS, Anda akan menemukan banyak aplikasi bawaan pabrik yang tidak begitu Anda perlukan. Aplikasi-aplikasi ini biasa disebut dengan istilah bloatware. Beberapa aplikasi mungkin berguna, namun faktanya banyak pengguna mengeluh sebab aplikasi-aplikasi bloatware memakan banyak ruang penyimpanan. Terkadang untuk menghapus aplikasi bawaan ini, Anda harus melakukan rooting.

Awetkan baterai

root 03

Ada banyak aplikasi yang memungkinkan Anda mengelola penggunaan baterai dan kecepatan prosesor pada smartphone Anda. Jika ini dilakukan dengan benar, maka jangan heran bila daya tahan baterai smartphone terasa lebih kuat dan awet. Lagi-lagi untuk dapat melakukan hal ini smartphone harus sudah dalam kondisi root.

Overclock prosesor

root 04

Jika kita dapat menurunkan performa prosesor untuk menghemat daya tahan baterai, kita juga dapat meningkatkan kinerja prosesor agar smartphone berjalan lebih cepat dari biasanya. Namun Anda perlu berhati-hati dalam menggunakannya karena dapat merusak sistem smartphone itu sendiri. Meski kinerja terasa lebih cepat, daya tahan baterai pun akan mudah habis. Yang penting, lakukan hal ini dengan bijak sesuai dengan kebutuhan.

Backup dan lindungi data

root 06

Dengan me-rooting smartphone, Anda dapat membackup dan mengamankan data dengan mudah. Tak terkecuali data-data penting seperti data aplikasi, preferensi pengguna, dan cadangan Nandroid. Hal ini sangat berguna ketika sistem smartphone Anda mengalami masalah atau kerusakan yang mengharuskan Anda melakukan proses flashing. Karena data telah tersimpan secara rapi, Anda dapat me-restore-nya kapan saja.

Kembalikan foto yang terhapus

root 07

Rooting memungkinkan Anda untuk memulihkan foto yang hilang atau terhapus dari perangkat Android Anda. Dengan bantuan aplikasi DiskDigger, Anda dapat men-scan, melihat preview gambar, dan memutuskan apakah Anda ingin mengembalikan foto yang terhapus tadi atau tidak. Selain itu Anda juga dapat mengirim foto ke email jika dirasa ruang penyimpanan ponsel Anda sudah sesak.

Optimalisasi internal storage

root 09

Tak hanya menghemat dan mempercepat performa Android, dengan rooting Anda juga dapat memaksimalkan penggunaan storage pada smartphone. Maksud kami, Anda dapat memindahkan penyimpanan data aplikasi internal ke kartu microSD. Anda wajib mencoba cara ini jika dirasa smartphone memiliki ruang penyimpanan yang tidak terlalu besar.

Itulah sembilan alasan mengapa Anda harus melakukan root pada smartphone yang Anda gunakan. Setelah membacanya, semoga sekarang Anda tidak ragu lagi untuk melakukan proses root karena banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan. Oh ya, jika Anda punya alasan lain, silakan share melalui kolom komentar di bawah ya!

(last edit: 16 January, 2017 / 11:21 am)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
93%
Mau
3%
Biasa Aja
4%
Payah!
3%
About The Author
David Theo
Pengguna Xiaomi Redmi 3s dan Zenfone 3. Memulai karir sebagai web developer dan kini menjadi penulis paling muda di DroidLime.