5 HP Android Tahun 2015 yang Paling Nyaman Digenggam

Ketika mayoritas pengguna lebih mengutamakan spesifikasi dan performa dalam memilih smartphone yang akan dibelinya, masih ada sebagian kecil pengguna gadget lainnya yang berpikiran beda. Mereka lebih mengutamakan bentuk dan dimensi smartphone untuk mendapat kenyamanan optimal.

Setidaknya, bentuk, dimensi, serta kenyamanan smartphone bakal sangat dipikirkan oleh pengguna, terutama pengguna wanita. Berdasarkan pengalaman kami menjajal berbagai smartphone di sepanjang tahun ini, berikut adalah lima smartphone Android tahun 2015 yang paling nyaman digenggam.

Lenovo A7000/K3 Note

lenovo-a7000

Pada dasarnya, Lenovo A7000 Special Edition atau K3 Note tidak memiliki sesuatu yang istimewa. Desainnya  pun sederhana, agak kotak dan sedikit kaku. Namun kami menjagokan Lenovo A7000 sebagai salah satu smartphone Android dengan handling terbaik karena beberapa hal.

Lenovo A7000 memiliki layar 5,5 inci, tapi bobotnya sangat ringan, hanya 140 gram saja. Bagian belakangnya (back cover) memiliki bahan yang lembut dan tidak licin, serta berbentuk agak melengkung di sisi kanan dan kirinya. Karenanya, Lenovo A7000 layak dikatakan sebagai smartphone 5,5 inci yang paling nyaman digenggam.

LG G4

lg-g4

Belum pernah mencoba smartphone dengan bentuk melengkung di tengah bodinya? Kalau belum, setidaknya Anda harus mencoba menggenggamnya. LG G4 adalah smartphone 5,5 inci berikutnya yang menurut kami memiliki handling yang baik.

Bodinya yang melengkung terasa asyik di telapak tangan ketika menggunakannya secara vertikal. Dimensinya juga tergolong ringkas, menjadi salah satu smartphone 5,5 inci paling compact. Kalau mau kenyamanan ekstra, pilihlah varian berbahan kulit (leather). Meski mungkin mudah terkelupas, material leather menambah kenyamanan ketika kita menyentuhnya, terasa lebih lembut.

Meizu M2

meizu-m2

Kedatangan Meizu M2 tidak kami duga sebelumnya. Smartphone ini sejatinya belum dijual di pasaran, khususnya Indonesia. Meizu M2 baru akan dijual di awal Oktober secara eksklusif melalui Blibli.com. Namun saat ini kami sudah mencoba kemampuannya untuk di-review.

Meizu M2 memiliki layar 5 inci dengan bentuk compact. Bezel kiri dan kanan layarnya tipis, sementara bezel atas dan bawah tak terlalu berlebihan. Ketebalannya tergolong sedang (8,9 mm) dengan bobot hanya 130 gram. Material bagian belakangnya terbuat dari polycarbonate yang terkenal nyaman di telapak tangan. Plus, desain R-angle curve (melengkung) di tepian bagian belakangnya semakin menambah kenyamanannya.

Infinix Zero 2

infinix-zero-2

Infinix merupakan pendatang baru di Indonesia, namun merek yang satu ini sudah langsung dikenal dan banyak digunakan. Berbeda dengan Infinix Hot Note yang bongsor, Infinix Zero 2 menawarkan bodi kotak yang compact. Keunggulan utamanya adalah bobotnya yang hanya 118 gram saja!

Yang membuatnya semakin nyaman digunakan tak lain adalah material KEVLAR di bagian belakangnya. Terlihat seperti carbon, bagian belakang tersebut terasa lembut di tangan, serta tidak membuat smartphone jadi terasa cepat panas. Infinix Zero 2 juga menjadi salah satu smartphone 5 inci paling asyik buat dikantongi.

Xiaomi Mi 4i

xiaomi-mi4i

Sama seperti Infinix Zero 2, Xiaomi Mi 4i punya bentuk yang cenderung kotak, meski masih ada sisi melengkungnya. Yang membuat Xiaomi Mi 4i nyaman di genggaman adalah bentuknya yang compact dengan bezel layar cukup tipis. Begitu pun dengan ketebalannya yang hanya 7,8 mm.

Mirip juga seperti Meizu M2, Xiaomi Mi 4i memiliki material polycarbonate. Jadi, bagian belakangnya terasa lembut di tangan, meski terkadang agak terasa licin. Ditunjang dengan bobot 130 gram, Xiaomi Mi 4i adalah salah satu smartphone 5 inci dengan bodi paling compact yang asyik digunakan berlama-lama.

(last edit: 7 October, 2015 / 7:21 am)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
58%
Mau
11%
Biasa Aja
19%
Payah!
12%
Tentang Penulis
Romi Hidayat

Pengguna iPhone X. Mengawali karir sebagai jurnalis dan Lab Coordinator untuk majalah CHIP Indonesia hingga 2014. Selanjutnya ia bekerja di Jalantikus dan kini menjadi salah satu Co-founder DroidLime.