3 Alasan untuk Tidak Membeli OPPO F3 Plus

Tahun 2017 OPPO kembali merilis selfie expert generasi terbaru, OPPO F3 Plus. Hadir dengan kamera selfie berteknologi tinggi, OPPO mengajak duo maut Raisa dan Isyana untuk memasarkan produknya.

Anyway, beberapa hari lalu kami telah mengulas lima alasan untuk membeli smartphone ini. Dan kini seperti biasanya, kami menyuguhkan pula tiga alasan untuk tidak membeli OPPO F3 Plus. Mau tahu apa saja alasannya? Berikut adalah ulasanya.

Desain monoton

alasan tidak beli oppo f3 plus 2

Walau ada sedikit peningkatan di sisi ukuran layar, kami rasa desain yang diusung OPPO F3 Plus masih sangat mirip dengan seri pendahulunya, F1 series. Padahal jika dipikir-pikir akan jauh lebih keren jika OPPO memberikan sentuhan desain baru yang lebih segar, seperti menghadirkan layar berjenis edge, atau setidaknya memindahkan posisi kamera belakangnya. Karena tak dimungkiri, banyak pengguna merasa bosan dengan desain OPPO yang begitu-begitu saja.

Andorid bukan yang terbaru

alasan tidak beli oppo f3 plus 3

Untuk sebuah smartphone kelas menengah ke atas yang lahir di tahun 2017, kami rasa sistem operasi yang dibawa sedikit ketinggalan zaman. Padahal, smartphone mid-range lain yang notabene rilis lebih dulu seperti Nokia 3, Nokia 5, dan Nokia 6 sudah menggunakan sistem operasi terbaru Android Nougat. Jika ditilik kembali, OPPO memang sering merilis smartphone dengan sistem operasi yang sedikit tertinggal dari smartphone lainnya.

Harga kurang bersaing

alasan tidak beli oppo f3 plus 4

Melihat spesifikasi dan fitur yang diusung, kami berpendapat bahwa harga OPPO F3 Plus kurang bersaing, mengingat rival sejatinya seperti Vivo V5 Plus dijual dengan harga yang lebih murah. Walau dapur pacu OPPO F3 Plus lebih ngebut dibanding Vivo V5 Plus, namun bagi para pecandu selfie dapur pacu tak terlalu diperhatikan dan diperhitungkan.

(last edit: 22 April, 2017 / 1:53 pm)

Bagaimana menurut Anda?
Keren!
18%
Mau
5%
Biasa Aja
14%
Payah!
67%
About The Author
David Theo
Pengguna Xiaomi Redmi 3s dan Zenfone 3. Memulai karir sebagai web developer dan kini menjadi penulis paling muda di DroidLime.